Beranda > Berita dan Informasi > Neraka di Surga Uruguay!

Neraka di Surga Uruguay!

Uruguay itu‘ Tim Surga ’ . Lolos terus biar lawannya perkasa. Tapi kali ini Belanda akan membuat‘ surga ’
Uruguay berubah menjadi
neraka. Tim Oranye akan
mengalahkan
‘ Tim Surga ’ .
Akankah benar begitu? Inilah
prediksi budaya tentang itu.
Uruguay itu bak surga. Negeri ini
masuk grup yang memuluskan
jalannya. Lawan-lawannya rata-
rata setara atau di bawahnya.
Baru setelah memasuki babak
delapan besar, Ghana yang tersisa
dari Benua Afrika mengujinya.
Pertarungan dramatis itu ternyata
memenangkan Uruguay.
Uruguay juga biasa hidup di

surga ’ . Negeri Amerika Latin
yang berbatasan dengan
Argentina dan Brazil ini terbilang
negara
‘ sehat ’ . Jarang terjadi
konflik. Dan tidak masuk kategori
negeri pengutang besar. Negeri
ini ekonomi dan politiknya paling
stabil, kendati dia masuk negeri
kedua terkecil di Amerika
Selatan.
Kenikmatan itu memang layak
bagi Uruguay. Itu persis namanya
yang berarti
‘ Gambaran Sungai
dan Burung ’ . Sebuah ekspresi
ketulusan jiwa para pendiri
negeri ini. Juga tujuan mulia
membahagiakan dan
memakmurkan rakyatnya.
Uruguay yang beribukota
Montevideo itu memang gemah
ripa loh jinawi.
Namun ketenangan semua itu
bukan berasal dari ketenangan.
Ini diraih dari sebuah revolusi
berdarah. Spanyol menguasai
negeri ini di abad-abad
sebelumnya. Dan melalui gesekan
serta diplomasi akhirnya merdeka
seperti sekarang ini. Mirip
Indonesia di tahun 1945.
Di sudut bendera Uruguay
terpampang gambar matahari
cerah. Juga ternak dan kuda,
serta gedung dan dacin lambang
keadilan. Bendera ini perspektif
negeri. Cita-cita ke depan, lahir
dari semboyan ‘ Libertad o
Muerte ’ (Kebebasan atau
Kematian), yang dalam bahasa kita
mungkin berarti
‘ Merdeka atau
Mati ’ .
Itu yang membuat semangat
rakyat negeri ini tinggi. Dia
pantang menyerah. Pantang
undur dari kesulitan. Terbukti dari
kiprah Uruguay yang tampil
ngotot ketika berhadapan
dengan lawan-lawannya di piala
dunia kali ini. Berkat itu Uruguay
dalam perhelatan sepak bola
dunia sudah dua kali mengukir
sejarah. Dia jadi jawara.
Namun seperti hukum alam,
kausalitas pastilah berlangsung.
Tesa harus ada antitesa sebelum
menjadi sintesa. Itu yang kali ini
agaknya menimpa Uruguay.
Negeri yang lama ada di
‘ surga ’
itu, termasuk dalam laga Piala
Dunia 2010 di Afrika ini
diprediksi mendapat batu
sandungan. Sandungan itu berupa
kerikil tajam yang bernama
Belanda.
Belanda nyaris lahir sebagai tim
paripurna. Hanya karena problem
Arjen Roben yang sering cedera
dan Robin van Persie yang tak
kunjung bersinar, maka tim ini
agak lambat membuahkan gol.
Selain itu, pasukan belakang juga
agak mengkhawatirkan. Untung di
laga-laga terakhir
‘ salah
pengertian ’ pemain belakang
mulai mampu ditutupi.
Kini babak akhir mulai
mengerucut. Uruguay yang terus

diselamatkan ’ nasib pamornya
kian kusam. Kekusaman itu
tampak saat berhadapan dengan
Ghana. Adakah benar
‘ Tim Surga ’
ini akan dipaksa Belanda masuk
neraka?

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: