Beranda > Berita dan Informasi > Jerman, Raksasa LanggananPeringkat Tiga

Jerman, Raksasa LanggananPeringkat Tiga

Pasca perempat final
Piala Dunia 2010, Jerman menjadi
negara kandidat terkuat jadi juara.
Bagaimana tidak, tim berjuluk
Panser ini bisa menumbangkan dua
juara dunia, Inggris dan Argentina,
dengan empat gol.
Sayangnya kesuksesan berlebih
membuat tim Panser lengah di fase
semifinal ketika melawan Spanyol.
Philipp Lahm cs sulit mengambil alih
bola dari gelandang tengah tim
Matador.
Panser pun tumbang di dengan
skor tipis 0-1. Lahm dan kawan-
kawan harus puas bertanding di
perebutan tempat ketiga melawan
Uruguay sebelum memastikan
kembali menempati peringkat
ketiga untuk keempat kalinya.
Angka ‘keempat kalinya’
menjadikan Jerman sebagai
langganan posisi tersebut. Pasalnya
tak ada negara lain dalam sejarah
Federasi Sepakbola Dunia (FIFA)
yang bisa duduk sebagai peringkat
tiga sebanyak itu.
Brasil dan Itala sebagai pemegang
juara dunia sebanyak lima dan
empat kali tercatat hanya dua dan
sekali duduk di posisi tiga.
Posisi Runner up pertama ini
disandang Jerman untuk pertama
kalinya di ajang Piala Dunia pada
1934. Padahal saat itu tim Panser
ini baru pertama kali ikut Piala
Dunia.
Empat tahun sesudahnya Jerman
memang tak bisa berbuat banyak
karena kandas di babak pertama.
Begitu pun ketika mereka dilarang
tampil di ajang Piala Dunia 1950
karena memiliki tiga ‘wakil’ yang
mengatasnamakan Jerman.
Yakni Jerman Barat, Jerman Timur,
dan Saarland. Nama wilayah yang
disebut terakhir mungkin memang
terdengar asing. Maklum itu adalan
nama wilayah protektorat yang
memisahkan diri dari Jerman dan
berada di bawah kontrol Perancis
antara tahun 1947-1956.
Tapi empat tahun kemudian
tepatnya 1954, Jerman Barat
langsung menggebrak dengan jadi
juara di Swiss. Sejak saat itu
sampai tahun 1970, prestasi
terburuk mereka adalah perempat
final.
Pun di tahun 1970, Jerman kembali
menduduki peringkat tiga. Posisi
yang langsung ‘dibalas’ di tahun
1974 karena Jerman jadi juara
untuk kedua kalinya.
Sayangnya prestasi itu kandas
empat tahun kemudian di
Argentina. Karl-Heinz Rummenigge
cs hanya sampai di babak kedua.
Sesudah menjadi runner up di Piala
Dunia 1982 dan 1984, Jerman
kembali jadi yang juara di tahun
1990.
Ternyata itulah tahun terakhir
Jerman jadi yang terbaik. Lima
perhelatan Piala Dunia berikutnya,
anak-anak Die Mannschaft hanya
bisa sampai fase perempat final
(1994-1998) dan Runner up di
Piala Dunia 2002.
Dua Piala Dunia terakhir Jerman
malah menduduki peringkat yang
sama, yakni peringkat tiga.
Termasuk di Piala Dunia 2010
Afrika Selatan. Posisi yang sama di
2014?

  1. Orang Aneh
    11/07/2010 pukul 12:25 PM

    memang benar nih, tapi jago saya (belanda,-read) baru kali ini sampai final setelah sekian lama nunggu2,,😀

    mampir ya http://www.untukpengetahuan.co.cc/

  2. 11/07/2010 pukul 1:20 PM

    kasihan juga ya,,,tapi daripada gk dapet apa”..lebih kasihan lagi…makasih infonya…salam hangat..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: