Beranda > Berita dan Informasi > Sentilan Obama untuk Elite & Rakyat

Sentilan Obama untuk Elite & Rakyat


Lawatan Presiden Obama ke Indonesia telah memberikan banyak inspirasi. Dari mulai arti kemerdekaan, kesejahteraan hingga harmonisasi antar umat. Sebuah sentilan bagi elit dan rakyat.

“Setelah penjajah asing pergi, jangan ada penjajah dari bangsa sendiri terhadap rakyat Indonesia,” papar Obama, dalam salah satu pidatonya saat berkunjung dua hari di Jakarta, Selasa (9/11) dan Rabu (10/11).

Obama nampaknya mengingatkan para elite negara agar tidak bermental menjajah rakyatnya sendiri dimana ada lebih 120 juta jiwa hidup miskin di Indonesia.

Dengan kalimat itu, sejatinya Obama juga mengingatkan SBY agar rakyat di luar Jawa seperti Papua, Maluku dan sebagainya, diberdayakan dan disejahterakan, jangan sampai muncul kolonialis internal di Indonesia.

Obama mengerti bahwa rakyat Muslim di Indonesia mayoritas hidup miskin dan menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di beberapa negara Asia dan Timur Tengah.

Obama juga paham bahwa 1.000 meter dari Istana tempat perjamuan makan SBY untuknya, terdapat perkampungan yang kian kumuh di Ibukota.

Obama juga mengerti bahwa demo- demo ulama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan kalangan Islam lainnya disebabkan serangan AS ke Irak dan Afghanistan serta dukungan bagi Israel menindas Palestina.

Karena itu, Obama mengaku, hubungan AS dan negara-negara Islam, termasuk Indonesia, memang kurang baik.

“Saya berjanji akan memprioritaskan perbaikan hubungan itu,” kata Presiden Obama saat berbicara pada kuliah umum di hadapan sekitar 7.500 undangan di Balairung Universitas Indonesia, Rabu (10/11).

“Saya juga bertekad akan menyelesaikan konflik Timur Tengah,” tegas Presiden Obama disambut tepuk tangan para hadirin. “Saya juga berjanji akan terus memperbaiki hubungan Israel- Palestina.”

Salah satu upayanya mendekatkan diri dengan masyarakat Muslim, Obama juga melakukan kunjungan ke Mesjid Istiqlal meskipun hanya 15 menit saja.Tampak kebanggaannya pada simbol Islam Indonesia itu.

Obama berharap kerukunan antar- beragama di Indonesia tetap terjaga seperti sekarang ini. Di samping itu, Obama juga menulis surat yang disampaikanya kepada Imam Mesjid istiqlal, KH Ali Mustafa Ya’qub.

Dalam surat tersebut, Obama mengaku sangat senang bisa berkunjung ke Masjid Istiqlal, sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara.

Surat tersebut kemudian diserahkan kepada Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yakub. Surat tersebut ditandatangani sendiri oleh Obama dan istri Michelle Obama. Berikut isi Surat Obama :

“I am honored to have had an opportunity to visit this magnifecent mosque, which stands as a symbol of the role of Islam in guiding the lines of millions of Indonesians. I hope my visits promotes greater understanding between peoples of different countries and different faith for we are all children of God.”

(“Saya merasa terhormat memiliki kesempatan untuk mengunjungi masjid yang mengagumkan, yang berdiri sebagai simbol peran Islam dalam membimbing jutaan rakyat Indonesia. Saya berharap kunjungan saya mendorong pemahaman yang lebih besar antara masyarakat dari berbagai negara dan kepercayaan yang berbeda untuk kita semua sebagai putera-putera Tuhan.”).

Sebagai pemimpin negara adidaya, Obama tampaknya menginginkan harmoni dalam relasi antara Barat dan Dunia Islam, meski itu tidah mudah. Sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi para pemimpin dan warganya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: