Beranda > biografi, Info, Sejarah > Perjalanan Panjang Manchester United Meraih Title Ke-19

Perjalanan Panjang Manchester United Meraih Title Ke-19

Manchester United memiliki sejarah panjang di pentas sepakbola Inggris. Setan Merah menegaskan kejayaannya selama 103 tahun sampai meraih trofi ke-19 Liga Inggris yang bernama Premier League musim ini.

MU kali pertama menjadi jawara Inggris pada 1908. Banyak catatan hebat, rekor dan drama menyertai sukses tim asal Kota Manchester itu. Glory.. Glory.. GloryManchester United!
Berikut tahun demi tahun catatan juara The Red Devils seperti dihimpunTelegraph:


  1. 1908
    Manajer: Ernest Mangnall
    Pemain bintang: Sandy Turnbull
    Turnbull punya tipe bak Wayne Rooney kini. Pemain asal Skotlandia bernomor 10 ini hijrah ke Manchester City setelah terlibat dalam skandal pembayaran ilegal. Ia terbunuh saat berusia 33 di Perang Dunia I.
    Selisih poin: 9 dengan runner up Aston Villa
    Rata-rata penonton: 22.901
  2. 1911
    Manajer: Ernest Mangnall
    Pemain bintang: Enoch West
    Striker yang mencetak 19 gol dari 35 laga setelah direkrut dari Nottingham Forest. Ia dan Turnbull dinyatakan bersalah dalam kasus pengaturan skor pada 1915.
    Selisih poin: 1 (Aston Villa)
    Rata-rata penonton: 29.055
  3. 1952
    Manajer: Matt Busby
    Pemain bintang: Jack Rowley
    Veteran Perang Dunia ini mencetak 30 gol meski baru saja menjalani perang. Ia menjadi tukang pos setelah pensiun di Oldham.
    Selisih poin: four (Tottenham)
    Rata-rata penonton: 41.354
  4. 1956
    Manajer: Matt Busby
    Pemain bintang: Tommy Taylor
    Target man yang sangat tajam sehingga membuat Inter Milan menawari rekor dunia transfer saat itu £65.000 pada 1957. Taylor meninggal di usia 26 dalam kecelakaan pesawat di Munich.
    Selisih poin: 11 (Blackpool)
    Rata-rata penonton: 38.893
  5. 1957
    Manajer: Matt Busby
    Pemain bintang: Billy Whelan
    Pemain Irlandia yang mencetak 52 gol dalam 92 laga bersama MU. Whelan meninggal pada usia 22 dalam kecelakaan pesawat di Munich. Ia dikenal dengan kemampuan dribbler yang hebat.
    Selisih poin: 8 (Tottenham)
    Rata-rata penonton: 48.679
  6. 1965
    Manajer: Matt Busby
    Pemain bintang: Denis Law
    Dikenal sebagai ‘The King’ alias Sang Raja selama 13 tahun karirnya di Old Trafford. Noda Law hanya karena gol terakhir karirnya untuk Manchester City membuat MU terdegradasi.
    Selisih poin: 0, selisih gol (Leeds)
    Rata-rata penonton: 44.886
  7. 1967
    Manajer: Matt Busby
    Pemain bintang: George Best
    Pemain kharismatis yang bertalenta hebat. Best dikenal sebagai pemain terbaik Inggris hingga kini. Best mengiinspirasi MU meraih Piala Champions untuk kali pertama di musim berikutnya.
    Selisih poin: 4 (Nottingham Forest)
    Rata-rata penonton: 54.726
  8. 1993
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: Mark Hughes
    Sparky, panggilan akrab Hughes digambarkan Ferguson sebagai, “pemain spesialis laga-laga besar.” Hughes juga menjalin kerjasama apik dengan Eric Cantona.
    Selisih poin: 10 (Aston Villa)
    Rata-rata penonton: 33.898
  9. 1994
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: Eric Cantona
    Perekrutan Cantona dari Leeds United menjadi katalis bagi MU meraih trofi pertama Premier League. Di musim berikutnya, Cantona membawa Setan Merah menjadi double winner bersama Piala FA.
    Selisih poin: 8 (Blackburn)
    Rata-rata penonton: 43.515
  10. 1996
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: Eric Cantona
    Tim MU semakin muda dalam peremajaan Ferguson, tapi Cantona masih menjadi pusat permainan dan terpilih sebagai Pemain Terbaik Premier League Musim ini.
    Selisih poin: 4 (Newcastle)
    Rata-rata penonton: 40.851
  11. 1997
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: David Beckham
    Bakat besar Beckham dihiasi kemampuan mencetak gol ‘ajaib’ dari lapangan tengah dalam laga pembuka musim. Becks kemudian menjadi pesepakbola paling terkenal di selruh dunia, bahkan hingga kini.
    Selisih poin: 7 (Newcastle)
    Rata-rata penonton: 54.345
  12. 1999
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: Dwight Yorke
    Striker kelahiran Tobago ini menjadi predator dari empat striker yang selalu dirotasi MU saat menjadi treble winner.
    Selisih poin: 1 (Arsenal)
    Rata-rata penonton: 54.056
  13. 2000
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: Roy Keane
    Pusat kekuatan MU meraih trofi di eranya. Keane juga menegaskan sebagai pejuang di lapamngan tengah berteknik kelas dunia.
    Selisih poin: 18 (Arsenal)
    Rata-rata penonton: 57.570
  14. 2001
    Manajer: Alex Ferguson
    Pemain bintang: Teddy Sheringham
    Menjalani karir terbaik di usia 35, menggantikan peran Yorke dan memenangi penghargaan Pemain Terbaik.
    Selisih poin: 10 (Arsenal)
    Rata-rata penonton: 67.070
  15. 2003
    Manajer: Sir Alex Ferguson
    Pemain bintang: Ruud van Nistelrooy
    Dibeli £18.5 juta pada 2001, Ruud mencetak 23 gol di musim debutnya bersama MU. Ia juga mengemas 25 gol saat kembali meraih trofi Premier League musim berikutnya.
    Selisih poin: 5 (Arsenal)
    Rata-rata penonton: 66.220
  16. 2007
    Manajer: Sir Alex Ferguson
    Pemain bintang: Cristiano Ronaldo
    Bergabung dengan MU saat berusia 18, Ronaldo butuh 3 tahun untuk menjadi bintang. Pada musim 2006-07, CR7 bergabung dengan Andy Gray yang mampu meraih penghargaan ganda Pemain Terbaik PFA dan Pemain Muda Terbaik di musim yang sama.
    Selisih poin: 6 (Chelsea)
    Rata-rata penonton: 74.937
  17. 2008
    Manajer: Sir Alex Ferguson
    Pemain bintang: Cristiano Ronaldo
    Mengemas 31 gol dalam 34 laga Premier League, Ronaldo mencatat rekor sebagai pemain satu-satunya sayap yang mampu melakukannya.
    Selisih poin: 2 (Chelsea)
    Rata-rata penonton: 75.428
  18. 2009
    Manajer: Sir Alex Ferguson
    Pemain bintang: Ryan Giggs
    Nemanja Vidic dipilih sebagai pemain terbaik MU, tapi pesona Giggs tak terbantahkan seperti ketika ia meraih penghargaan BBC Sports Personality of the Year.
    Selisih poin: 4 (Liverpool)
    Rata-rata penonton: 73.248
  19. 2011
    Manajer: Sir Alex Ferguson
    Pemain bintang: Nemanja Vidic
    Duet Vidic dengan Rio Ferdinand menjadi duet bek terbaik di era Ferguson bertahta di Old Trafford.
    Selisih poin: sementara 7 sisa 1 laga (Chelsea)
    Rata-rata penonton: 75.093 sisa satu laga
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: